CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Rabu, 04 Juni 2008

Tugas Bu Ari



Magazin adalah tempat menyimpan film. Prinsipnya mengambil tugas darkroom. Film aman di dalamnya. Magazin memasok dan menyimpan film setelah dicahayai.

Minggu, 04 Mei 2008

Tugas Pak Moko


Jawab:
1. Menu yang ada dalam Kamera Panasonic MD 10000 yaitu:
BASIC – Date/time => off
D/T
Date
ADVANCE – Blank Search
Rec SPEED => LP/SP
Rec STDBY
Rec DATA
REPEAT PLAY
SETUP – 12 BIT Audio => ST1
ST2
Audio Out => Stereo
L
R
Display – On
Off
Remot – Off
VCR1
VCR2
LCD Set – Yes
No
LANGUAGE – ENGLISH CHINA
JEPANG ARAB
IRAN ESPAÑOL

2. Langkah membersihkan head Kamera Panasonic MD 10000 :
a. Sediakan kaset mini DV cleaner terlebih dahulu.
b. Masukkan kaset tersebut ke kamera yang ingin dibersihkan.
c. Terlebih dahulu direwind, setelah itu diplay.
d. Tunggu sampai selesai.
e. Setelah selesai keluarkan kaset.
f. Kamera siap digunakan kembali.

3. Zoom yang ada dalam Kamera Panasonic MD 10000 yaitu:
- 500 X digital ZOOM
- 10 X optical ZOOM

4. Ada 7 konektor yang bisa terhubung dengan Kamera Panasonic MD 10000 yaitu:
- Port DV
- Port Audio – Video: - Video
- Audio - L
- R
- Port S Video
- Port Speaker: - Input
- Output

5. Langkah memasukkan kaset Mmini DV yang benar adalah:
a. Untuk membuka tempat kaset tekan dan dorong tombol yang terdapat pada atas tempat kaset tersebut.
b. Setelah tempat kaset terbuka, masukkan kaset dengan posisi lubang kaset menghadap ke dalam dan tanda panah yang berada di kaset menghadap ke bawah (↓).
c. Setelah itu tekan push yang berada di tempat kaset, kemudian tunggu sampai tempat kaset turun dan bunyinya berhenti.
d. Tutup pintu tempat kaset yang paling luar.
e. Dengan kaset yang sudah berada di dalamnya, maka kamera siap di gunakan untuk mengambil gambar.

Jumat, 25 April 2008

Mengkoordinir dan mengisi stok film

1 KODE UNIT : TIK.MM02.008.01
JUDUL UNIT : Mengkoordinir dan Mengisi Stok Film
DESKRIPSI UNIT :

Unit ini mendeskripsikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menangani
dan mengkoordinasikan stok film termasuk penyimpanan, pembongkaran dan persiapan film
untuk proses di laboratorium. Unit ini juga mencakup koordinasi tentang kekuatan batery.

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA

01 Mengisi dan memeliharabatery selama pembuatan film
1.1. Dipastikan bahwa sumber tenaga cukup dantersedia.
1.2. Alat pengisi dipastikan sesuai dengan batery yang digunakan.
1.3. Pengisian batery dengan aman menurut rekomendasi perusahaan.
1.4. Batery yang sudah diisi dipelihara untuk memenuhi syarat pengambilan gambar.
1.5. Pemberian label batery menurut setatusnya.

02 Mengkoordinasikan stok film dan peralatan yang digunakan untuk pembuatan film
2.1. Koordinasi dengan personil yang terkait.
2.2. Kepastian jadwal pembuatan film dan rasiopersonil yang relevan.
2.3. Pemilihan stok film yang benar dan peralatan lain untuk meyakinkan bahwa stok ada dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jadwal produksi.
2.4. Kelengkapan stok yang diperlukan dan yakinkan adanya waktu pengambilan film.
2.5. Kepastian stok film dan nomer golongan ‘batch’ cocok dengan persyaratan.
2.6. Pencatatan dengan cermat pencampuran kelompok dan jumlah strip.
2.7. Penyimpanan dan pengepakan stok film untuk menghindari kerusakan dan lindungi terhadap bahaya lingkungan.
2.8. Labelisasi kaleng film dengan cermat.
2.9. Pemantauan stok mengenai tanggal kedaluwarsanya.
2.10. Dokumentasi catatan stok dengan cermat dan dapat dibaca.
2.11. Pelengkapan lembar laporan kamera dengan cermat, terbaca dan sesuai dengan skedul.
2.12. Dokumentasi dan pengelompokkan stok yang digunakan selama produksi.
2.13. Pemantauan stok dan pemberitahuan pada personil yang relevan untuk meyakinkan bahwa stok masih tersedia cukup selama produksi.

03 Menyimpan magazin dengan film
3.1. Pemeriksaan magazin untuk menyakinkan bahwa magazin tahan terhadap sinar dan masih dapat dioperasikan sebelum disimpan.
3.2. Pembersihan magazin film dan dipastikan magazin bersih sebelum disimpan.
3.3. Dipastikan bahwa ruang/tas penyimpan tahan sinar dan bahwa pencampuran sisi film dapatdikenali di tas atau ruang anti cahaya.
3.4. Identifikasi stok dan nomer kelompok film dengan benar sebelum diikat dan disimpan.
3.5. Penggunaan tanda ujung selama pengambilan gambar untuk menghindari tindakan berakibat sia-sia.
3.6. Perhatikan sumber, baca dan pahami buku panduan dan melakukan penjilidan bilamana
perlu.
3.7. Labelisasi magazin dengan mempertimbangkan kerugian terhadap kondisi cuaca, bahaya lingkungan dan prosedur penanganan yangbenar.
3.8. Pengurutan sejumlah magazin untuk keperluan persyaratan pembuatan film.
3.9. Perhatian terhadap masalah dan kerusakan dan dilakukan tindakan perbaikan yang sesuai.
3.10. Pelengkapan dokumen dan dipastikan dokumen cermat dan dapat dibaca.

04 Memasang magazin pada kamera
4.1. Bersihkan kamera untuk memastikan kamera bebas debu, pasir dan benda asing lainnya dan periksa semua fungsi dapat dioperasikan sebelum menampilkan film.
4.2. Simpan magazin yang sudah dipasang pada kamera yang diperlukan.
4.3. Pemasangan kamera dengan memberi perhatian pada kerugian karena cuaca, bahaya lingkungan dan prosedur penanganan untuk menghindari kerugian selama pengikatan.
4.4. Koordinasi terus menerus dengan personil yang relevan dan pahami dan pastikan persyaratan film selama pembuatan film.

05 Melepas film dari magazin
5.1. Dipastikan ruang penyimpan/tas anti cahaya.
5.2. Pemilihan jenis dan ukuran kaleng film untuk penyimpanan digudang dan transportasi film yang ditayangkan.
5.3. Penyimpanan film dan labelisasi kaleng film, dengan memberi pertimbangan pada kerugian akibat cuaca, bahaya lingkungan dan prosedur penanganan yang benar untuk menghindari kerusakan selama pengoperasian.
5.4. Penggunaan isolatip pada kaleng film dengan aman untuk melindungi dari cahaya.
5.5. Pembersihan magazin film dan dipastikan magazin bersih sebelum disimpan.

06 Menyiapkan dan mengirim film sebelum proses
6.1. Koordinasi dengan personil terkait dan pastikan persyaratan alur waktu selama proses dan pengembalian film.
6.2. Pencatatan kelompok film dan jumlah strip.
6.3. Penggabungan dengan jelas dan cermat laporan dan dokumen khususnya laporan film gambar.
6.4. Pengiriman film ke lab yang masih dalam batas tanggal untuk segera diproses.
6.5. Pemberian instruksi pemrosesan dengan jelas pada lab untuk meyakinkan bahwa proses
dilakukan menurut batas tanggal perusahaan.
6.6. Kepastian dan pertimbangan kemampuan lab untuk memenuhi batas tanggal jadwal produksi.
6.7. Informasi kepada personil yang relevan tentang harapan terhadap film yang diproses sesuai dengan urutan waktu.

BATASAN VARIABEL
1. Lingkungan dimana multi kamera televisi digunakan meliputi:
1.1. Pada lokasi - interior
1.2. Pada lokasi - eksterior
1.3. Pada siang hari
1.4. Pada malam hari
2. Pengambilan gambar meliputi:
2.1. Penggunaan kamera tunggal
2.2. Penggunaan kamera multi
3. Jenis - jenis produksi meliputi:
3.1. Feature film
3.2. Dokumentasi
3.3. Film pendek
3.4. Produksi beranimasi
3.5. Iklan
3.6. Peristiwa atau kemampuan yang difilmkan
4. Jenis-jenis film meliputi:
4.1. Warna
4.2. Stok film
4.3. Hitam putih
4.4. Stok mundur
5. Persyaratan penyimpanan meliputi:
5.1. Ruang Gelap
5.2. Tas Pengganti
6. Dokumentasi meliputi:
6.1. Permintaan stok
6.2. Laporan stok
6.3. Laporan Kesalahan
6.4. Label kaleng film
6.5. Label magazin film
6.6. Instruksi proses lab
6.7. Jadwal produksi
6.8. Laporan klise gambar
7. Laporan dapat :
7.1. Dibuat dengan komputer
7.2. Ditulis tangan
8. Pengetesan kamera meliputi :
8.1. Pengecekan panjang tempat ukuran
8.2. Jalur film dan akurasi pengikatan
8.3. Pelurusan ikatan
8.4. Perputaran lambat dan perputaran cepat
9. Personel yang terkait meliputi:
9.1. Supervisor
9.2. Kepala bagian
9.3. Pengarah fotografi
9.4. Sutradara
9.5. Operator kamera
9.6. Penarik fokus
9.7. Pengarah teknik
9.8. Staf teknik lain
9.9. Staf spesialis lain
9.10. Staf lab

PANDUAN PENILAIAN

1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang
Penilaian harus meliputi bukti pengetahuan utama dan keterampilan dalam
bidang-bidang berikut:
1.1. Jenis film dan karakternya – hitam dan putih/ warna, kepekaan cahaya, misalnya kecepatan dan ruang gerak, persyaratan temperatur.
1.2. Perbedaan format film dan kegunaannya.
1.3. Prinsip penanganan film dan penyimpanannya.
1.4. Prosedur pengendalian stok, khususnya berkaitan dengan jenis-jenis barang yang mudah rusak.
1.5. Efek cahaya pada film yang tidak ditayangkan dan yang ditayangkan.
1.6. Ragam peralatan kamera.
1.7. Kompatibilitas jenis film pada peralatan kamera.
1.8. Pengertian prinsip fotografi secara luas seperti penayangan, hubungan tonal, sumber cahaya, keseimbangan dan warna temperatur dan kompensasi.
1.9. Pengertian proses pengoperasian lab secara luas.
1.10. Prinsip pengaturan waktu dan koordinasi fungsi pekerjaan pada skedul kerja yang ketat.

2. Konteks penilaian
2.1. Penilaian dapat terjadi pada pekerjaan, diluar pekerjaan atau campuran
keduanya. Tetapi, penilaian pada unit ini akan sangat efektif dilakukan pada pekerjaan sebab adanya persyaratan lingkungan kerja yang spesifik.
2.2. Penilaian diluar kerja harus dilakukan pada lingkungan kerja yang mendekati tempat kerja yang disimulasikan mendekati tempat kerja.
2.3. Metode penilaian harus meliputi pengamatan kemampuan selama praktek demo.Pengamatan langsung memerlukan kejadian lebih dari satu untuk menetapkan konsistensi kemampuan. Serangkaian metode untuk mengakses penerapan pengetahuan pendukung utama harus menyokong dan mungkin meliputi :
2.3.1. Contoh kerja atau kegiatan kerja yang disimulasikan
2.3.2. Pertanyaan lesan/wawancara
2.3.3. Proyek/laporan/buku catatan kemajuan
2.3.4. Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya
2.3.5. Bukti penilaian

3. Aspek penting penilaian

Karena persyaratan utama dalam koordinasi stok video adalah koordinasi dokumen, penilaian seharusnya memberi perhatian pada produksi serangkaiandokumen yang relevan yang meliputi :
3.1. Pemberian label kaleng film yang ditayangkan Stok rekaman
3.2. Laporan klise gambar
3.3. Catatan manajemen produksi
3.4. Catatan stok

4. Kaitan dengan unit-unit lainnya
4.1 Keterkaitan unit kompetensi untuk penilaian akan bervariasi denganproject atau scenario tertentu. Unit ini penting untuk suatu range pelayanan teknologi Informasi dan oleh karena ituu harus dinilai secara keseluruhan dengan unit technical/support.
4.2 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor
tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektortertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

Senin, 24 Maret 2008

Camera Angle

CA merupakan teknik pengambilan dari sudut pandang tertentu untuk mengekspos adegan.

  • Bird Eye View

Adalah merekam gambar dari sudut atas obyek sehingga subyek terlihat dari bagian atas.

  • Froge Eye Level

Kebalikan dari High Angle/BEV yaitu mengambil gambar dari sudut bawah.

  • Eye Level /Profil Shoot

Adalah standar pengambilan gambar dengan ketinggian relatif sedang artinya kamera memiliki ketinggian yang hampir sama dengan obyek.

  • Artificial Shoot

Artificial Shoot dimaksudkan untuk memperindah shoot sehingga lebih bernuansa seni. Artificial Shoot biasanya digunakan untuk mengambil suasana alam terbuka. Pemberian aksen dedauna atau rumput di depan lensa mengesankan gambar terlihat dinamis.

  • Back Light Shoot

Adalah pengambilan gambar yang dilakukan dengan posisi kamera berhadapan secara frontal dengan sumber cahaya di depannya sehingga memungkinkan terekamnya Siluet Talent.

Type of Shot

  • ECU (Extreme Close Up)

Teknik pengambilan gambar dengan framing lebih memusat pada Objek Bagian Tubuh yang mendukung informasi dalam alur cerita.

  • CU (Close Up)

Adalah pengambilan gambar, dimana kamera berada dengan subyek sehingga gambar yang dihasilkan memenuhi"FRAME".

  • Medim Cose Up (MCU)

MCU adalah pengambilan gambar dengan komposisi Framing subjek lebih jauh dari Close Up, tetapi lebih dekat dari Medium Shoot.

  • Medium Shoot (MS)
MS merupakan teknik merekam gambar kurang lebih setengah badan. Hal ini dimaksudkan untuk memperlihatlkan detail subyek dan memberi Ruang Pandang.
  • Full Shoot (FS)

FS memungkinkan pengambilan gambar dilakukan pada subyek secara utuh dari kepala hingga kaki.

  • Medium Long Shoot (MLS)

Framing kamera dengan mengikutsertakan setting sebagai pendukung suasana.

  • Long Shoot

LS merupakan shoot dengan ukuran framing yang memiliki ruang pandng lebih lebar dari MLS.

  • ELS (Extereme Long Shoot)

Pengambilan gambar sehingga artis/subyek hmpir tidak terlihat. Disini setting ruang sangat berperan, dimaksudkan untuk mempertegas atau membantu imajinasi ruang cerita.

Rabu, 05 Maret 2008

Tugas Bu Ari

PENGAMBILAN GAMBAR

1.FILM DOKUMENTER

Film dokumenter adalah film yang mendokumentasikan kenyataan. Istilah "dokumenter" pertama digunakan dalam resensi film Moana (1926) oleh Robert Flaherty, ditulis oleh "The Moviegoer", nama samaran John Grierson, di New York Sun pada 8 Februari 1926.

Di Perancis istilah dokumenter digunakan untuk semua film non-fiksi, termasuk film mengenai perjalanan dan film pendidikan. Berdasarkan definisi ini, film-film pertama semua adalah film dokumenter. Mereka merekam hal sehari-hari, misalnya kereta api masuk ke stasiun. pada dasarnya, film dokumenter merepresentasikan kenyataan. Artinya film dokumenter berarti menampilkan kembali fakta yang ada dalam kehidupan.

2.KOMERSIAL(IKLAN)

Pada iklan yang komersial, iklan tersebut berfungsi sebagai penarik perhatian khalayak yang mempengaruhi mereka untuk membeli produk tersebut. Hampir sama dengan iklan komersial, iklan non-komersial juga berfungsi untuk menarik perhatian khalayak supaya menggunakan atau melakukan apa yang ada dalam iklan tersebut.

3.VIDEO MUSIK

Video musik adalah sebuah film pendek atau video yang mengambil latar belakang musik, biasanya sebuah lagu. Umumnya, lagu yang dibuatkan video musik merupakan singel dan dibuat untuk tujuan komersial.

4.JENIS PRODUKSI TELEVISI

a.Musik
Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:

  • Bunyi yang dianggap enak oleh pendengarnya
  • Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik

Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.

Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

b.Drama

Drama (Yunani Kuno δρᾶμα) adalah satu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. Kosakata ini berasal dari Bahasa Yunani yang berarti "aksi", "perbuatan".

Drama bisa diwujudkan dengan berbagai media: di atas panggung, film, dan atau televisi. Drama juga terkadang dikombinasikan dengan musik dan tarian, sebagaimana sebuah opera (lihat melodrama).

c.Variety Show
A variety show or variety entertainment is an entertainment made up of a variety of acts, especially musical performances and comedy skits, and normally introduced by a compère or host. The variety format made its way from stage to radio to television. Variety shows were a staple of English-language television from its early days into the 1970s, and lasted into the 1980s, but are now reduced to the level of the occasional special. In several parts of the world, variety TV remains popular and widespread.

d.Olahraga

Olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga rohani (misalkan catur).


5.PRODUKSI TELEVISI LANGSUNG,TUNDA,ATAU ULANG

6.FILM PENDEK

Film Pendek : Film yang pendek artinya memiliki waktu yang singkat

7.PRODUKSI ANIMASI

Bagian yang memiliki tugas membuat, mngolah, dan memperbanyak animasi(gambar bergerak 2D/3D)

8.FEATURE FILM
Rangkaian tayangan visual yang menggambarkan bagian dari naskah/cerita film



Jumat, 22 Februari 2008

tugas ke-2


Keterangan:Digital Camera Battery for Fujifilm NP-60
- Replaces CASIO: NP-30,NP-30DBA, Fujifilm: NP-60, KODAK: KLIC-5000
OLYMPUS: LI-20B, PANASONIC: CGA-S301, VW-VBA10,CGA-S302A, CGA-S302A/1B,
CGA-S302E/1B, VW-VBA20, VW-VBA21 RICOH: DB-40, SAMSUNG: SLB-1037, TOSHIBA: PDR-BT3, HP: L1812A, Photosmart R07, A1812A, L1812B, Photosmart R07, Q2232-80001, PENTAX:D-LI2, Creative: NP-60, SPEED SV-180, CAMCORDER Hanstar HS-PMP370, CAMCORDER SPEED DX-7 , CAMCORDER SPEED DX-7 , CAMCORDER SPEED DIGI-X , CAMCORDER GENIUS DV-610 , CAMCORDER SPEED DX5 , CAMCORDER SPEED SV800 Lithium-Ion Battery Pack.